Minggu, 31 Agustus 2008

Ekonomi rumah tangga, mint site dan korupsi

Ekonomi rumah tangga, mint site dan korupsi
Dilihat dari:
1. Pentingnya pendidikan politik sedari dini,
2. Anti korupsi perlu diantisipasi sejak awal,
3. Perbaikan mind site sangat diperlukan,
4. Pemilih/peserta pemilu 17+ dan sudah/pernah menikah,

Maka saya berpendapat:
1. Dilihat dari:
1. Adanya pak study di SMU/Sederajat,
2. Disingkronkan dengan pak/study lain,
3. Perbaikan mind site sangat diperlukan Advokasi melalui pengorganisasian masa,
4. Pemberian contoh dari publik figur,
5. Pembekalan dalam nasehat perkawinan.

Kesimpulan:
- Untuk dunia pendidikan mulai kelas 1 SMU/Sederajat.
- Menikah melalui nasehat perkawinan,
- Untuk yang tidak termasuk diatas, advokasi melalui:
1. Jeratan hukum seberat-beratnya, berdasarkan dampak/akibat terhadap orang banyak,
2. Publikasi lewat media informasi(tv,radio,pumplet,baleho dll) seluas-luasnya bila terbukti korup,
3. Pengorganisasian dan advokasi melalui organisasi tersebut.

~catatan:
masyarakat sekarang ada yang apatis terhadap pemberantasan korupsi, apa dan bagaimana menyentuhnya?
Coba kita ke lapangan/teliti apa yang menimbulkan permasalah diatas('apatis...).
Kami ada pernah meneliti/wawancara, hasil yang didapat antara lain tersimpulkan:
1. Ah... Saya juga kalau diberi kesempatan dan dengan peluang seperti saat ini bisa korup,
2. Mana mungkin kitakan orang kecil, mustahil memberantas,
3. Ngurusin orang yang imbasnya ga kerasa langsung ke saya,
4. Mikir itu ga jadi duit, mending cari duit aja terus.

>> melihat penomena diatas, ini terjadi diluar darî dunia pendidikan. Yaitu dikelas para pekerja/pencari kerja.
2004 kami ngajak ngumpul orang untuk perduli sangat susah sekali.
2007 kami rubah strategi yang berharap bisa singkron kemauan kita dengan keinginan masyarakat.
Alhasil-->2008(berjalan)walau sangat lamban. Kami terapkan strategi air mengalir.
Contoh:"yuk kita ngumpul membahas bagaimana meningkatkan/membuat pendapatan rumah tangga". Respon mereka sangat baik daripada, "Yuk...Kita ngumpul membahas korupsi disekitar kita".
Dalam perjalanan air mengalir. Kita inventarisir kekurangan dan kelebihan kita serta sekeliling kita. Analisa masalah dan siapakan strategi melangkah dengan potensi yang ada. Pada akhirnya analisa semua dan menentukan langkah selanjutnya.
Dalam penganalisaan kelebihan dan kekurangan akan mulai timbul dukungan kebijakan. Mereka ada yang berpendapat salah satu sebab sistem kacau karena adanya kong kali kong oleh king kong.
Anti korupsi akan numbuh dari akar dihati masing-masing.

Namun semua ini pasti ada kendala. Salah satunya dukungan yang seharusnya mendukung.
Organisasi bergerak di bidang yang mungkin tidak menarik dan tidak menguntungkan ini tidak ada/kurang pendukun malah ada yang mencemo'ohkan.
Namun kami bukan penganut su u'zon(negatif tingking).
Manajemen perasaan saling dijagakan satu sama yang lain.
Apabila orang memprotes apalagi menghina kami bersyukur dan terima kasih. Karena orang tersebut memperhatikan dan arti bila memperhatikan adalah sayang.

Mungkin ini saja pendapat saya mungkin terlalu panjang, namun ini seusaha mungkin kita singkat dan jelas.

Jumat, 29 Agustus 2008

Selamat Ramadhan

Di Ramadhan ini mari kita:
1.Setting NIAT,
2.Upgrade IMAN,
3.Download SABAR,
4.Delete DOSA,
5.Approve MAAF &
6.Hunting PAHALA.
Saya atas nama LangsaT dan seluruh Dansanak LangsaT(Langkah Menuju Sejahtera Tabalong).
Mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankanya dan yang tidak menjalankan kami ucapkan terima kasih atas partisipasinya.

Ketua: Erwan susandi,SE
Sekretaris: Riza Bahtiar, S.Fils.I
Bendahara: Wahid Nurdin, SE.

Minggu, 24 Agustus 2008

Selasa, 19 Agustus 08 Proses Terjajahnya Kembali Indonesia Sejak Bulan November 1967 (Artikel 1) Oleh Kwik Kian Gie

Selasa, 19 Agustus 08

Proses Terjajahnya Kembali Indonesia Sejak Bulan November 1967 (Artikel 1)
Oleh Kwik Kian Gie

PENGANTAR

Boleh dikatakan bahwa secara menyeluruh, rakyat dan para pemimpin masyarakat
berpendapat dan merasakan bahwa setelah 63 tahun merdeka, kualitas kehidupan
berbangsa dan bernegara kita mengalami kemerosotan yang parah.

Maka untuk bahan perenungan apakah demikian kondisinya, kami menyajikan
kondisi dari 8 tonggak yang paling fundamental dalam kehidupan berbangsa dan
bernegara untuk ditanyakan kepada diri sendiri, apakah dalam 8 aspek
terpenting ini, kita mengalami kemajuan atau kemerosotan?

8 tonggak tersebut adalah sebagai berikut.

1. Kemandirian

Apakah kita dalam bidang kemandirian mengurus diri sendiri, yaitu mandiri
dan bebas merumuskan kebijakan-kebijakan terbaik untuk diri sendiri,
mengalami kemajuan atau kemunduran? Apakah de facto yang membuat kebijakan
dalam segala bidang bangsa kita sendiri atau bangsa lain beserta
lembaga-lembaga internasional?

Dari berbagai studi oleh para ahli sejarah, baik dalam maupun luar negeri
yang boleh dikatakan obyektif, sejak tahun 1967 kita sudah tidak mandiri.
Ketidakmandirian kita sudah mencapai puncak setelah kita dilanda krisis pada
tahun 1997. Jauh sebelum itu, tetapi menjadi sangat jelas setelahnya, dapat
kita lihat hubungan yang sangat erat antara kebijakan Pemerintah Indonesia
dan apa yang tercantum dalam country strategy report yang disusun oleh Bank
Dunia dan Bank Pembangunan Asia, serta segala sesuatu yang didiktekan kepada
Pemerintah Indonesia dalam bentuk Memorandum of Economic and Financial
Policies (MEFP), yang lebih dikenal dengan sebutan Letter of Intent.

Bagaimana dampaknya? Buat mayoritas rakyat Indonesia sangat merusak, bahkan
dapat dikatakan sudah membangkrutkan keuangan negara.

2. Peradaban dan Kebudayaan

Terutama dalam bidang tata nilai, mental, moralitas dan akhlak, apakah
setelah 63 tahun merdeka dari penjajahan kita lebih maju atau lebih mundur?
Benarkah Bung Hatta yang sejak puluhan tahun lalu mengatakan bahwa korupsi
mulai menjadi kebudayaan kita? Benarkah kalau sekarang dikatakan bahwa KKN
sudah “mendarah daging” dan merupakan gaya hidup bagian terbanyak elite
bangsa kita? Benarkah peringkat yang diberikan oleh lembaga asing bahwa
Indonesia digolongkan dalam kelompok negara-negara yang paling korup di
dunia?

3. Penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Apakah setelah 60 tahun merdeka, bangsa kita unggul? Dibandingkan dengan
zaman penjajahan, kemampuan kita menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi
yang diciptakan oleh bangsa-bangsa lain memang boleh dikatakan cukup up to
date. Tetapi, yang dimaksud apakah ilmu pengetahuan itu temuan kita sendiri,
dan apakah teknologinya ciptaan bangsa kita sendiri? Ataukah harus
membelinya dengan harga sangat mahal dari bangsa-bangsa lain?

4. Persatuan dan Kesatuan

Apakah bangsa kita lebih kokoh atau lebih rapuh? Referensi yang dapat kita
gunakan adalah Amandemen UUD 1945. Bentuk dan praktik otonomi daerah, baik
dalam bidang pengelolaan administrasi negara maupun dalam bidang keuangannya
Gerakan Aceh Merdeka berserta cara penanganannya. Aktifnya Gerakan Papua
Merdeka di dunia internasional. Konflik antar etnis dan antar agama yang
cukup keras, walaupun belum terjadi di seluruh wilayah Republik Indonesia.
Hilangnya Sipadan dan Ligitan. Digugatnya Ambalat. Terancamnya Aceh dan
Irian Barat lepas dari NKRI. Saya kira sangat mundur dan menjadi sangat
rapuh.

5. Hankam

Apakah kondisi kita semakin kuat atau semakin lemah? Referensinya adalah
persenjataan dan alat-alat perang yang kita miliki, dikaitkan dengan
kemampuan serta prospeknya untuk membangun dan mengembangkan industri
pertahanan sendiri. Referensi non materiilnya, apakah dengan reformasi yang
memisahkan fungsi Polri dan TNI dalam bentuknya seperti sekarang ini membuat
ketahanan nasional lebih mantap atau lebih rapuh?

6. Interaksi dan kedudukan kita di dunia Internasional

Dalam pergaulan antar bangsa dan kedudukan kita dalam organisasi-organisasi
internasional, apakah bangsa kita mempunyai tempat dan kedudukan yang lebih
terhormat atau lebih terpuruk?

Pemberitaan dan ulasan di pers internasional menempatkan Indonesia sebagai
negara yang dalam banyak aspek sebagai negara bangsa yang terbelakang dan
kurang terhormat.

7. Kemakmuran dan Kesejahteraan yang Berkeadilan

Tidak dapat disangkal bahwa pendapatan nasional per kapita meningkat sejak
kemerdekaan hingga sekarang. Namun seperti diketahui, pendapatan nasional
per kapita tidak mencerminkan pemerataan maupun keadilan dalam menikmatinya.


Angka-angka dari berbagai sumber menggambarkan betapa timpangnya antara kaya
dan miskin, antara kota dan desa, antara perusahaan besar dan kecil.

8. Keuangan Negara

Keterbatasan infrastruktur, pendidikan, pelayanan kesehatan, penyediaan
public utility oleh pemerintah jelas disebabkan oleh keuangan negara yang
sangat terbatas, karena korupsi dan beban utang yang sangat besar.

KEMEROSOTAN, MALAISE ATAU MELT DOWN

Dalam berbagai seminar dan pertemuan-pertemuan diskusi, bahkan dalam
perbincangan sehari-hari di mana-mana, pada umumnya orang berpendapat bahwa
dalam 8 bidang fundamental tersebut kita mengalami kemerosotan yang parah.

Dalam sejarah kehidupan bangsa-bangsa, gejala seperti yang sedang dialami
oleh bangsa kita juga pernah dialami oleh bangsa-bangsa lain.
Selengkapnya di http://koraninternet.com/

Selasa, 19 Agustus 2008

Saya Mau Anak Muda Untuk Presiden 2009

Apa kriteria presiden Indonesia di tahun 2009 mendatang? Semua warga negera
Indonesia pasti memiliki kriteria sendiri. Secara umum, calon presiden
mendatang harus memiliki visi kebangsaan, berpihak pada rakyat, mampu
menjawab tantangan jaman, kreatif dan mampu menyediakan lapangan pekerjan
dan dikehendaki rakyat. Adakah dari sekian banyak calon yang ada sesuai
dengan kriteria tersebut? Kalau bertanya pada masing-masing calon pasti
mengaku mereka mampu bertindak dan berbuat seperti itu. Iwan Fals (47)
penyanyi dan pencipta lagu memiliki pandangan sendiri untuk calon presiden
mendatang. Selain kriteria tersebut di atas, ada satu tambahan syarat, yaitu
usia harus muda paling tidak sekiatar 35 – 45 tahun. “Semakin muda semakin
bagus, kaya di Prancis. Jadi, aku tidak akan melarang siapa-siapa. Hanya,
aku mohon dengan sangat buat Ibu Megawati, Pak Amien Rais, Gusdur, Pak Prabowo, Wiranto, SBY sekalipun yang tidak masuk hitungan itu, coba
renungkan lagi. Perlu menyelamatkan orang muda. Cara menyelamatkan orang
muda bagaimana? Biar mereka mengatur dirinya sendiri. Bagaimana? Ya udah,
kasih mereka kesempatan langsung, melakukan politik praktis. Jadi Eksekutif,
Yudikatif, atau Legislatif . Nah para sesepuh ini biar yang mengawasi
jalanya pemerintah. Jadi kalau ada kesalahan maish punya tempat untuk
bertanya,” ungkap pria kelahiran 3 September 1961 ini. Masih menurutnya,
mengurus Negara itu seperti menurus rumah tangga. Pekerjaan-pekerjan atau
persoalan-persoalan di rumah, untuk orang yang usianya di atas 50 tahun
pasti sudah malas. Mereka cenderung menyerahkan kepada anak yang muda. “Kaya
gini deh, saya aja umur 47 tahun udah malas nyetir. Kalau anak saya (Galang)
masih hidup, pasti dia yang saya suruh nyetir. Adapun dirumah,
pekerjaan-pekerjaan benerin genteng, pasti diserahin sama yang muda. Yang
tua tinggal ngawasi saja. Dari persoalan yang awam saja deh. Yang setiap hari kita alami.
Secara naluri kita menyerahkan kepada yang muda. Kenapa kok di Politik kita
tidak bisa seperti itu. Kalau dipimpin sama yang muda akan jauh lebih
kreatif. Kita punya sesepuh, kita punya orang tua yang ngawasin dan kita
punya anak muda yang ngejalanin,”papar pelantun lagu Bongkar ini.
Kenapa mesti yang muda. Melihat tantangan zaman ke depan lebih berat, maka
perlu orang yang masih lincah dan kreatif. “Perkembangan dunia begitu cepat.
Apalagi, kalau ngomong globalisasikan, speednya, kekuatannya. Kalau kita
. Cuma nerima-nerima saja, bisa diinjak-injk negara lain. Kalau anak mudakan
tidak. Begitu ada yang menggangu, eh nanti dulu. Kalau umpamanya tadi yang
disebutin itu masuk ( Mega, Amien, Wiranto, SBY,dll), bisa jebol kita. Habis
kita ga punya apa-apa,” ujar Iwan. Iwan yakin. Jika anak-anak muda diberi kesempatan untuk memimpin negeri ini,
pasti akan banyak perubahan berarti. “Jadi Ibu Mega, Gusdur, Wiranto, Amien
Rais, Prabowo, gak ikutan, Mereka cuma ngawasin yang muda-muda. Gagah benar.
Apa sih yang mereka cari? Percaya deh sama yang muda. Yang muda, gunakan
kepercayaan itu sebaik-baiknya. Pointnya, kalau bicara benar salah, nabi
juga pernah bikin salah. Orang tua juga bikin salah. Tapi, yang muda juga
bisa punya prestasi yang hebat. Buktinya sekarang, lomba-lomba kimia,
fisika, olimpiade itu masih muda-muda aku ingin yang senior-senior, besar
hati. Bisa menerima itu, dan jangan merasa disaingi dan juga tidak perlu
lagi ayo kita bertanding, walaupun umur segini masih bisa. Lho ngga, ini
bukan urusan itu. Emangnya walrus (Binatang yang hidupnya di pinggir
pantai). Kalau walrus, bagi yang muda harus melawan yang tua agar turun dari
batu.cukup ada kesadaran. Itulah artinya kemerdekaan. Salah satunya presiden
harus muda, umur 35 sampai 45 tahun.soal mengisi kemerdekan, saya sebagai
penyanyi ya bernyanyi yang benar, pokoknya bekerja yang benar, sesuai dengan
pekerjaan masing-masing, focus dibidang masing-masing,” ungkap Iwan.

Bukan hanya itu, Iwan juga berharap pada para koruptor untuk bertobat “Yang
korupsi-korupsi itu, jangan korupsi lagi. Kita tidak punya hak untuk
sombong. Harus kasih kesempatan yang muda untuk kerja, setengah tua
ngawasin, yang tua jadi sepuh atau guru bangsa. Jadi kita ga kekurangan
stok. Ingat tidak kalau dirumah. Orang tua kadang-kadang seperti anak kecil.
Orang tua kita sajalah, kalau dia kecewa sedikit saja, waduh marahnya
setengah mati. Kebayang ngga kalau tokoh ini seperti itu. Berartikan
bawahannya harus kasih laporan yang senang-senang terus, supaya tidak
kecewa. Jadi, ini bukan karena saya ikut trend tapi, ini masalah hukum alam.
Sekarang, bagi anak-anak yang berumur 35 sampai 45 tahun, yang tadinya
dijalan sebagai ujung tombak, ngerahin masa, sekarang saatnya kalian untuk
memimpin langsung berhadapan,” papar suami Rosana ini. Masih menurutnya,
selain masalah umur, syarat lainnya tidak melanggar hukum,punya niat baik
untuk mengelola bangsa
ini. Kalau masalah track record kita kan tidak tahu dan pasti partai
politik punya mekanismenya. “Jadi, umur 35 sampai 45, jangan jadi lapis
keberapa. Langsung masuk ke pertama. Kalau perlu bikin gol. Aku gak percaya
kalau yang muda itu selalu bikin salah, dan yang tua itu selalu sempurna.
Kalau menempatkan diri pada tempatnya, pasti asyik. Jadi kita harus berani
buka ruang selebar-lebarnya buat orang muda.

Sabtu, 16 Agustus 2008

Saatnya membangun potensi

Saat inilah kita mulai memperdayakan potensi yang ada dan ramah lingkungan.
Beberapa langkah yang harus disiapkan seperti/antara lain:

1.Perencanaan

.

Dalam perencanaan perihal yang menjadi mendasar adalah data. Data base ini haruslah dinventarisir agar dapat melihat keunggulan dan kelemahan kita. Dalam penginvetarisir kita harus berkata jujur baik dan buruk ada hal yang riil yang diperlukan. Semakin banyak masalah yang ditemukan semakin baik karena semakin kecil kesalahan dalam penerapan suatu program.

2.Penganalisaan/pengelompokan masalah dan rencana
.

Setelah terinventarisir masalah dan kelebihan potensi yang ada, langkah pengelompokan masalah akan dipermudah. Kelompokan masalah-masalah yang mirip, pisahkan kekuatan penunjang sehingga program tidak bertolak belakang dengan kenyataan dilapangan.

3.Penerapan program
.

Program disusun dalam perhitungan waktu/priode dan target yang akan dicapai.

Alangkah baiknya program yang berat-berat dilaksanakan diawal pelaksanaan karena pada akhir pelaksanaan atau mendekati analisa dapat menyusupkan program-program yang dianggap tercecer.

4.Analisa program.

Penganalisaan pelaksanaan program ini berfungsi untuk mengetahui kekurangan dan melaksanakan program lanjutan.
Penganalisaan diperlukan sebenarnya bukan hanya diakhir program namun juga pada saat pelaksanaan program. Analisa yang dapat ditindak lanjuti cepat dapat dilaksanakan pada saat program berjalan namun patut diperhatikan program yang sedang berjalan, apakah mendahulukan/mengutamakan yang program yang berjalan, melanjutkan ke program berikutnya atau menghentikan program berjalan.

Pelaksanaan diatas dapat diterapkan disegala bidang. Misalnya dalam pemberantasan/pembersihan tikus kantor atau ladang.
Bidang ekonomi atau ekosistem makhluk hidup, dan lain-lain.
Semoga dengan mengenyampingkan kepentingan pribadi dan golongan dapat membuat kelebih sejahtera. Amin.

Jumat, 15 Agustus 2008

---------- Forwarded message ----------
From: Erwin Arianto
Subject: [sahata] Pengendalian Emosi Kunci Kebahagian Dan Kesuksesan
seorang sahabat pernah bertanya, Apa yang membedakan orang yang bijak dengan
orang biasa, sekilas saya mencoba merenung, mungkin jawaban adalah
pengetahuan, tetapi sahabat itu mengtakan itu benar tapi bukan faktor utama,
lalu saya menjawab lagi, kemapuan untuk memecahkan dan melihat masalah jawab
saya waktu itu. dan sahabat saya menerangkan kembali, hampir mendekati
faktor kunci utama, lalu saya menyerah dan meminta sahabat itu menjelaskan
apa perbedaan orang bijak dan orang biasa, dan satu jawaban yang tidak
terduga dan ternyata sangat mudah, jawabannya adalah Emosi.

Kenapa Emosi, tanya saya lanjut kepada sahabat tersebut kenapa emosi, iya
orang yang bijaksana adalah orang yang bisa mengontrol emosi dengan tepat,
tidak selalu orang bijaksana memiliki pengetahuan yang lebih, tetapi dengan
kemampuan emosi untuk mendengarkan dengan seksama, dia bisa mendapat jawaban
dari pertanyaan yang ditanyakan kepadanya, dan sahabat saya pun menambahkan
kunci dari kesuksesan atau pun kegagalan adalah emosi begitulah pendapat
sahabat ketika terjadi diskusi singkat saat istirahat di kantor.

Lalu setelah nya saya sempat berfikir dan termenung, memikirkan diskusi
singkat tersebut. mencoba merenung semua dan terdapat suatu kesimpula bahwa
seluruh aspek dalam hidup ini berhubungan dengan emosi, baik ketika kita
lagi senang, sedih, gembira, atau pun marah, disemua sisi ini emosi manusia
sangat menunjang. Sudah otomatis perilaku manusia dihasilkan oleh kekuatan
emosional. Seringkali pertentangan antar pribadi dihasilkan karena
penonjolan emosi. Pertemuan antar pribadi seringkali disebabkan emosi
seperti belaskasih, sayang, perasaan tertarik. Jadi jika kita bisa menguasai
emosi, 50% kesuksesan hidup sudah kita raih, percaya atau tidak coba deh
buktikan sendiri.

Mempertimbangkan beberapa hal yang saya tulis pada paragraph diatas tersebut
maka sangatlah penting bagi kita untuk merespon emosi secara tepat. Dengan
kata lain, cara seseorang mengatasi masalah secara emosional akan dapat
memperkaya wawasan kehidupannya, namun dapat juga menyusahkan hidupnya
sendiri. nah orang yang berhasil atau sukses dapat merespon emosi dengan
tepat, dan akan membuahkan sesuatu reaksi yang memang diinginkanya bukan.

Menelusur wikipedia mencari arti Emosi yaitu adaptasi evolusi, karena
meningkatkan kemampuan organisme untuk mrngalami dan mengevaluasi
lingkungannya dan kemudian menambah kemungkinan hidup dan bereproduksi,
dengan mempersiapkan rencana sederhana untuk berbagai tingkah yang
diperlukan, seperti mendekati atau menjauhi obyek yang (tidak) bisa dicerna,
bersaing bersama organisme lain atau lari jika organisme itu terlalu kuat
(kemarahan vs. ketakutan), dan membentuk atau kehilangan ikatan kooperatif
berdasarkan pada altruisme berbalasan (kebanggaan vs. kesedihan) dengan
organisme lain. Kata "emosi" diturunkan dari kata bahasa Perancis, émotion,
dari émouvoir, 'kegembiraan' dari bahasa Latin emovere, dari e- (varian
eks-) 'luar' dan movere 'bergerak'. "Motivasi" juga diturunkan dari movere

Apa sih gunanya emosi? Emosi sebenarnya merupakan sinyal komunikasi yang
berasal dari pikiran bawah sadar. Setiap emosi mempunyai makna dan tujuan
yang sangat spesifik yang sangat bermanfaat bagi diri kita. Namun sayang,
tidak banyak orang yang tahu, mau repot-repot untuk mencari tahu, atau
benar-benar mengerti makna yang terkandung dalam setiap emosi. yang terjadi
saat ini coba deh lihat di jalan raya, di kantor, di keluarga, setiap orang
tidak dapat mengkontrol emosinya. Orang yang tidak bisa mengkontrol emosi
akan mudah gelap mata, dan Berfikir Irasional, karena secara langsung Emosi
bisa mempengaruhi logika, bahkan di sebagaian orang, mugkin terutama wanita
dalam bertindak mereka lebih mengutamakan emosi.

Jadi saat kita ingin sukses, kita pasti tidak akan luput dalam berinteraksi
dengan sesama orang untuk mencapai tujuan kita, nah dalam berinteraksi ini
kita harus bisa mengontrol atau menempatkan emosi yang tapat yang dalam
berinteraksi, misal ketika kita berbicara dengan orang yang tersenyum, kita
harus ikut tersenyum sebagai reaksi yang tepat, dan kita akan mendapat hasil
yang baik, kita akan mendapat hasil yang berlawanan ketika seseorang
tersenyum dan kita memberi reaksi marah, yang terjadi komunikasi kita dengan
orang tersebut akan terjadi salah arah, atau tidak akan terjadi komunikasi
yang baik.

Sebenarnya Ada banyak kata yang mewakili emosi. Misalnya sedih, stres, putus
asa, kecewa, marah, senang, bahagia, frustrasi, gembira, gelisah, depresi,
terluka, iri/dengki, kesepian, rasa bosan, takut, jengkel, khawatir, cemas,
rasa bersalah, tersinggung, dendam, sakit hati, rasa tidak mampu, benci,
perasaan tidak nyaman, bahagia, tersanjung, cinta, dll, dalam berinteraksi
kita harus bisa menemukan lawan yang tepat dari emosi lawan bicara kita
untuk mendapat komunikasi yang baik.

Dalam agama islam yang saya anut, kami orang muslim diminta untuk bersabar
("Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang
demikian itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyu', (yaitu)
orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Tuhannya dan bahwa
mereka akan kembali kepada-Nya". (Al-Baqarah: 45-46)),

Rabu, 25 Juni 2008

25 orang terkaya.... Klik ini untuk link sumber berita

From: Naufal_arc
Date: Tue, 24 Jun 2008 21:21:17 -0000
Subject: [Forum Pembaca KOMPAS] Daftar 25 Pejabat Negara Terkaya di Indonesia
To: Forum-Pembaca-Kompas@yahoogroups.com

Daftar 25 Pejabat Negara Terkaya di Indonesia

Untuk pejabat negara di pimpin oleh Ical dengan Bakrie Grupnya disusul
oleh Yusuf Kalla dengan Kalla Interprisenya, sedangkan pejabat
pemerintah daerah khususnya gubernur terkaya, ditempati Rudolf
Pardede, Gubernur Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Tercatat dalam
LHKPN, Rudolf yang juga mantan anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat
ini banyak memiliki harta kekayaan berupa logam/ batu mulia dan barang
seni/ antik senilai di atas Rp100 milyar. Secara keseluruhan, Rudolf
telah memiliki kekayaan sekitar Rp298 milyar atau hampir sepertiga
dari kekayaan Ical. Sedangkan untuk gubernur termiskin diantara yang
lain dipegang oleh Gubernur Sumatera Barat Gamawan Fauzi.

25 PEJABAT NEGARA TERKAYA

1 Aburizal Bakrie Menteri Koord. Kesra = Rp. 994,349,061,983 Thn 2005
2 Muhammad Jusuf Kalla Wakil Presiden = Rp. 134,265,037,046 Thn 2005
3 Fahmi Idris Menteri Perindustrian = Rp. 85,279,605,847 Thn 2006
4 Meutia Hatta S. Meneg. Pbdy. Perempuan = Rp. 38,459,989,300 Thn 2004
5 Agung Laksono Ketua DPR = Rp. 16,418,293,000 Thn 2001
6 Jero Wacik Menteri Kebudayaan & Pariwisata = Rp. 15,561,250,000 Thn 2004
7 Mari Elka Pangestu Menteri Perdagangan = Rp. 15,142,939,762 Thn 2004
8 Boediono Menteri Koordinator Perekonomian = Rp. 14,046,878,563 Thn 2004
9 M. Yusuf Asy'ari Meneg. Perumahan Rakyat = Rp. 13,232,400,000 Thn 2004
10 Adhyaksa Dault Meneg. Pemuda & Olahraga = Rp. 12,578,026,320 Thn 2004
11 Bambang Sudibyo Mendiknas = Rp. 12,489,646,528 Thn 2004
12 Anwar Nasution Ketua BPK = Rp. 11,968,769,205 Thn 2001
13 Sofyan Djalil Menteri Negara BUMN = Rp. 10,857,373,418 Thn 2007
14 Hatta Rajasa Menteri Sekretaris Negara = Rp. 9,727,063,000 Thn 2004
15 M Maftuh Basyuni Menteri Agama = Rp. 8,907,602,000 Thn 2004
16 Purnomo Yusgiantoro Menteri Energi & SDM = Rp. 7,623,418,134 Thn 2004
17 Sri Mulyani Menteri Keuangan = Rp. 7,376,539,461 Thn 2006
18 Paskah Suzetta Meneg./Ketua Bapenas = Rp. 6,963,214,000 Thn 2006
19 Jenderal (Pol) Sutanto Kepala POLRI = Rp. 5,931,696,900 Thn 2006
20 Rachmat Witoelar Meneg.Lingkungan Hidup = Rp. 5,758,178,340 Thn 2004
21 Juwono Sudarsono Menteri Pertahanan = Rp. 5,661,800,000 Thn 2004
22 Erman Suparno Menteri Tenaga Kerja&Trans. = Rp. 5,510,185,751 Thn 2006
23 Hassan Wirajuda Menteri Luar Negeri = Rp. 5,101,987,654 Thn 2004
24 Siti Fadilah Supari Menteri Kesehatan = Rp. 4,738,300,000 Thn 2004
25 Susilo Bambang Yudhoyono Presiden 4,652,069,796 Thn 2004

25 GUBERNUR TERKAYA

No Nama Lembaga Total TBN
1 Rudolf Mazvoka Pardede Gubernur Sumut = Rp. 298,740,200,000 Thn 2001
2 Fadel Muhammad Gubernur Provinsi Gorontalo = Rp. 149,752,933,448 Thn
2002
3 Zulkifli Gubernur Provinsi Jambi = Rp. 58,888,946,621 Thn 2004
4 Fauzi Bowo Gubernur Provinsi DKI Jakarta = Rp. 33,801,168,988 Thn 2006
5 Anwar Adnan Saleh Gubernur Sulawesi Barat = Rp. 30,287,981,975 Thn 2002
6 Sri Sultan Hamengkubuwono X Gubernur DIY= Rp. 20,184,763,982 Thn 2001
7 Ratu Atut Chosiyah Gubernur Banten = Rp. 17,810,707,822 Thn 2002
8 Agusrin Nadzamudin Gubernur Bengkulu = Rp. 12,350,448,400 Thn 2005
9 Agustin Teras Narang Gubernur Kalteng = Rp. 9,427,930,752 Thn 2004
10 Imam Utomo S Gubernur Jawa Timur = Rp. 6,616,092,638 Thn 2001
11 Danny Setiawan Gubernur Jawa Barat = Rp. 4,432,340,226 Thn 2001
12 Syahrial Oesman Gubernur Sumatera Selatan = Rp. 3,758,042,878 Thn 2005
13 Ismeth Abdullah Gubernur Kepulauan Riau = Rp. 3,697,058,000 Thn 2005
14 Karel Albert Ralahalu Gubernur Maluku = Rp. 3,511,005,232 Thn 2004
15 Piet Alexander Tallo Gubernur NTT = Rp. 3,306,801,297 Thn 2005
16 Rudi Arifin Gubernur Kalimantan Selatan = Rp. 2,409,211,550 Thn 2007
17 M Rusli Zainal Gubernur Provinsi Riau = Rp. 2,365,623,114 Thn 2002
18 S. H. Sarundajang Gubernur Sulawesi Utara = Rp. 2,350,767,000 Thn 2001
19 Eko Maulana Ali Gubernur Kep. Ba-Bel = Rp. 2,299,600,000 Thn 2006
20 Suwarna A.F. Gubernur Kalimantan Timur = Rp. 2,257,243,186 Thn 2001
21 M. Amin Syam Gubernur Sulawesi Selatan = Rp. 1,775,973,000 Thn 2001
22 Sjachroedin ZP Gubernur Lampung = Rp. 1,495,500,000 Thn 2003
23 Dewa Made Beratha Gubernur Bali = Rp. 1,320,726,894 Thn 2001
24 Lalu Serinata Gubernur NTB = Rp. 740,224,387 Thn 2002
25 Gamawan Fauzi Gubernur Sumatera Barat = Rp. 667,140,890 Thn 2001

25 BUPATI TERKAYA

No Nama Kabupaten Total TBN
1 Rina Iriani S. R. Bupati Karanganyar = Rp. 55,945,062,244 Thn 2005
2 Untung Sarono W Sukarno Bupati Sragen = Rp. 33,474,528,000 Thn 2002
3 Begug Poernomosidi Bupati Wonogiri = Rp. 28,780,000,000 Thn 2005
4 Ujang Iskandar Bupati Kotawaringin Barat = Rp. 21,789,880,000 Thn 2005
5 I Wayan Geredeg Bupati Karang Asem = Rp. 19,388,721,000 Thn 2005
6 Probo Yulastoro Bupati Cilacap = Rp. 16,082,077,852 Thn 2006
7 Monang Sitorus Bupati Samosir = Rp. 14,181,360,308 Thn 2005
8 Masfuk Bupati Lamongan = Rp. 11,200,711,889 Thn 2005
9 Endang Setyaningdyah Bupati Demak = Rp. 10,830,604,216 Thn 2005
10 Syaukani HR Bupati Kutai Kartanegara = Rp. 10,304,683,430 Thn 2004
11 Putu Bagiada Bupati Buleleng = Rp. 10,212,680,000 Thn 2006
12 AA. Sampurna Jaya Bupati Lampung Tengah = Rp. 10,076,500,000 Thn 2005
13 Sutrisno Bupati Pacitan = Rp. 10,040,249,782 Thn 2002
14 RM Luntungan Bupati Minahasa Selatan = Rp. 8,810,000,000 Thn 2005
15 Zulkifli Anwar Bupati Lampung Selatan = R

Kamis, 19 Juni 2008

Burung yang aneh dan pecinta sejati.

---------- Forwarded message ----------
From: "Jafar G. Bua"

Maleo, Burung Antipoligami yang Terancam Punah

Maleo, Burung Antipoligami yang Terancam Punah

Bahasa latin satwa yang masuk dalam bangsa Aves atau burung-burungan
ini adalah Macrocephalon maleo. Tubuhnya kecil, tapi telurnya tiga kali
lebih besar dari telur bebek. Beratnya 450 gram per butirnya.

Klik judul untuk membaca lanjutan...

Sabtu, 14 Juni 2008

Putri Banjar Di Tanah Dayak, Oleh: Marko Mahin

Bangunan berwarna kuning berbentuk rumah adat Banjar itu, memang agak
tersembunyi di balik rimbunan pohon karet yang tumbuh subur. Kalau kita
bepergian dari Banjarmasin ke Tamiang Layang dan melintasi Desa Jaar, bangunan
itu tidak tampak dari jalan raya. Sebuah bangunan sekolah dasar akan
menghalangi pandangan kita.
 
Menurut tetuha adat di Desa Jaar, di dalam bangunan berbentuk rumah adat Banjar
itu terdapat pusara Putri Mayang Sari. Ia adalah putri Sultan Banjar yang
pernah menjadi pemimpin di Tanah Dayak Ma'anyan. Karena itu bagi orang Dayak
Maanyan, bangunan unik itu mempunyai arti dan makna tersendiri.
 
Tulisan ini bertujuan memaparkan hubungan antara Urang Banjar dan Urang
Ma'anyan yang bersumber dari tradisi lisan. Dalam mengumpulkan data untuk bahan
tulisan ini, saya dibantu Hadi Saputra Miter, putra Dayak Ma'anyan asal Tamiang
Layang yang sekarang kuliah di STT-GKE Banjarmasin.
 
Putri Mayang Sari
 
Menurut sejarah lisan orang Dayak Ma'anyan, Mayang Sari yang adalah putri
Sultan Suriansyah yang bergelar Panembahan Batu Habang dari istri keduanya,
Noorhayati. Putri Mayang Sari dilahirkan di Keraton Peristirahatan Kayu Tangi
pada 13 Juni 1858, yang dalam penanggalan Dayak Ma'anyan disebut Wulan
Kasawalas Paras Kajang Mamma'i. Sedangkan Noorhayati sendiri, menurut tradisi
lisan orang Dayak Ma'anyan adalah perempuan Ma'anyan cucu dari Labai Lamiah,
tokoh mubaligh Suku Dayak Ma'anyan.
 
Putri Mayang Sari diserahkan oleh Sultan Suriansyah kepada Uria Mapas, pemimpin
dari tanah Ma'anyan di wilayah Jaar Sangarasi. Dituturkan, dalam kesalahpahaman
Pangeran Suriansyah membunuh saudara Uria Mapas yang bernama Uria Rin'nyan
yaitu pemimpin di wilayah Hadiwalang yang sekarang bernama Dayu. Akibatnya,
Sultan Suriansyah terkena denda Adat Bali, yaitu selain membayar sejumlah
barang adat juga harus menyerahkan anaknya sebagai ganti orang yang dibunuhnya.
 
Setelah Uria Mapas meninggal dunia, penduduk setempat mengangkat Putri Mayang
Sari untuk memimpin daerah Sangarasi yang sekarang bernama Ja'ar --lima
kilometer dari Tamiang Layang. Kepemimpinan Mayang Sari sangat diakui
masyarakat setempat, karena selain putri dari seorang Sultan Banjar, ia adalah
saudara angkat Uria Mapas Negara.
 
Dalam tradisi Dayak Ma'anyan, Putri Mayang Sari dicitrakan sebagai perempuan
berambut panjang dan berparas cantik. Namun bukan hanya kecantikan yang
mempesona dimilikinya, tetapi kemampuan menyejahterakan rakyat di wilayah yang
dipimpinnya. Dituturkan, pada masa hidupnya Putri Mayang Sari tidak pernah
diam. Ia rajin mengadakan kunjungan ke desa untuk mengetahui kehidupan rakyat
yang sebenarnya, dan secara khusus untuk mengetahui bagaimana ketahanan pangan
masyarakat. Ia selalu mengawasi bagaimana hasil panen masyarakat. Untuk
meningkatkan hasil panen, Putri Mayang Sari menganjurkan agar penduduk menanam
padi di daerah berair, karena hasil panennya lebih baik daripada di daerah
kering (tegalan).
 
Rute kunjungan Putri Mayang Sari setiap tahun adalah melewati daerah timur
yakni Uwei, Jangkung, Waruken, Tanjung. Kemudian daerah barat yaitu Tangkan,
Serabun, Beto, Dayu, Patai, Harara dan kembali ke Jaar Sangarasi. Menurut
kepercayaan orang Dayak Ma'anyan, daerah atau wilayah yang dikunjungi atau
dilewati Putri Mayang Sari itu selalu mendapat berkah-keberuntungan, misalnya
pohon buah berbuah lebat. Konon, buah langsat di daerah Tanjung yang terkenal
manis dan disenangi banyak orang adalah karena daerah Tanjung adalah tempat
singgah Putri Mayang Sari.
 
Kendati beragama Islam, dalam menjalankan pemerintahannya Putri Mayang Sari
menggunakan sistem mantir epat pangulu isa yaitu sistem pemerintahan
tradisional Dayak Ma'anyan. Dalam pola kepemimpinan ini, satu wilayah ditangani
empat pemimpin (mantir) dan satu pengulu. Empat mantir mengurus masalah
pemerintahan, sedangkan pengulu mengatur seluk beluk Hukum Adat. Dalam
pemerintahannya memang ada dua hal yang diprioritaskan, yaitu terpenuhnya
kebutuhan pangan rakyat dan tegaknya Hukum Adat yang bagi orang Dayak Ma'anyan
adalah tataaturan kehidupan.
 
Setelah mengalami sakit selama tiga hari, pada 15 Oktober 1615 atau dalam
penanggalan Dayak Ma'anyan disebut Wulan Katiga Paras Kajang Minau, Putri
Mayang sari wafat. Karena kecintaan rakyat kepadanya, jasadnya tidak langsung
dikuburkan, tetapi disemayamkan terlebih dahulu di dalam rumah hingga kering.
Setelah mengering, karena cairan dari mayat disalurkan ke dalam tempayan, jasad
Putri Mayang dibawa ke seluruh daerah agar semua rakyat mendapat kesempatan
memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin mereka yang telah meninggal
dunia. Akhirnya, jenazah Putri disemayamkan di Sangarasi yaitu wilayah Jaar
sekarang.
 
Urang Banjar

”MASYARAKAT TALAN BINGUN OLEH STATUS TANAH DI DESA MEREKA”

Masyarakat Desa Talan Kecamatan Banua Lawas dan sekitarnya mendapat informasi tanah tersebut telah dibagi (tidak tahu orangnya yang membagi) mungkin untuk dapat nantinya seperti yang kita ketahui akan dibukannya Perusahaan Kelapa Sawit di Daerah tersebut Atau untuk kepentingan/ keinginan lainnya.
Informasi ini sangat menghawatirkan kami apabila sistem pembagian itu tidak sesuai dengan keputusan bersama/rapat terlebih dahulu, yang dihadiri minimal 2/3 dari jumlah KK didesa kami. Kami juga mendapat informasi bahwa yang banyak mendapatkan tanah tersebut secara langsung (Pembebasan/Pembagian Tanah) adalah orang luar dari Desa kami.
Pada Selasa tanggal 13 Mei 2008 yang lalu sekitar jam 14.05 WITA s/d 15.45 WITA, kami minta LangsaT ( Langkah Menuju Sejahtera Tabalong ) untuk menjelaskan persoalan tersebut dan ternyata perwakilan dari organisasi ini tidak mengetahui dengan pasti namun memberikan solusi berdasarkan informasi yang kami sampaikan pada pertemuan yang dihadiri oleh beberapa masyarakat Talan.
Untuk itu masyarakat Desa Talan kecamatan Banua Lawas meminta dibijaksanai atas dasar, antara lain :
1. Belum/tidak mendapat informasi pasti bahwa tanah tersebut di Bebaskan/dibagikan kemasyarakat dari status asal tanah Negara,
2. Belum adanya rapat Desa yang dihadiri  ⅔ KK Desa Talan yang sebelumnya dibagikan undangan rapat kepada KK yang ada di Desa Talan,
3. Belum adanya kesepakatan masyarakat bahwa tanah tersebut akan dibagi-bagi sesuai dengan pembebasan/pembagian tanah,
4. Memperhatikan Surat Edaran Nomor : 181.1/392/Kum, Perihal Administrasi. Yang ditanda tangani Seketaris Daerah An. Bupati Tabalong Drs. Akhamad Bakhith. Dalam rangka tertib administrasi pertanahan dan mencegah terjadinya sengketa tanah ……. (kalau dianggap berlaku).
5. Memperhatikan nantinya Danau Undan sebagai sumber air yang mengaliri beberapa Desa termasuk Desa Talan,
Yang perlu dilakukan oleh pihak terkait diharapkan sebagai berikut :
1. Sosialisasi tentang pembebasan tanah dari Negara ke masyarakat,
2. Memperhatikan daerah/Desa sekitar bidang Tanah tersebut,
3. Merekomendasikan rapat Desa yang dihadiri ⅔ KK Desa Talan yang sebelumnya dibagikan undangan rapat kepada KK yang ada di Desa Talan, dan disyahkan oleh  ⅔ dari KK Desa Talan,
4. Merekomendasikan dan menyepakati masyarakat bahwa tanah tersebut akan dibagi-bagi sesuai dengan pembebasan/pembagian tanah,
5. Menghadirkan pihak terkait untuk memberikan solusi yang terbaik dalam perudingan masyarakat tersebut serta membantu pembagian tanah yang dimaksud,
6. Dan lain-lain yang dianggap perlu.
 
Upaya yang dilakukan pada saat ini adalah Pada hari senin tanggal 10 juni 2008 yang lalu LangsaT, Masyarakat Desa Talan, Sekda Tabalong (Afdel Fadilah), Ketua DPRD Tabalong (H. Muchlis) bertemu di ruang Sekda Tabalong untuk merundingkan permasalahan tersebut diatas.
 
Pada pertemuan yang berdurasi kurang lebih 1 jam itu ada beberapa poin seperti sekda dan ketua DPRD Tabalong siap berkunjung ke Desa Talan untuk membahas lebih lanjut dan dimediatori oleh LangsaT, pernyataan Ketua DPRD Tabalong 1,5 km adalah milik masyarakat dan 20% dari wilayah perkebunan diperuntukan warga Desa sekitar perkebunan. Aparat pemerintah akan ditekan supaya memperhatikan permasalahan di tempatnya masing-masing. Terlebih harusnya antara aparat saling berkordinasi dalam penentuan kebijakan dan penyelesaian. Aparat Desa seharusnya mengsosialisasikan setiap ada kebijakan atau informasi yang seharusnya di ketahui masyarakat
 
Pertemuan awal ini agar pemerintah kabupaten tabalong dapat menyikapi permasalah yang bisa terjadi di masyarakat. Pada saat itu pula diserahkan surat kepada sekda dan ketua DPRD Tabalong beserta 251 tanda tangan masyarakat dari 4 RT yang hendak mengetahui permasalah dan penyelesainya.
Bagaimana kesudahanya? Kita lihat nanti setelah tanggal 20 juni 2008, sesuai janji sekda.
 
LangsaT
Langkah Menuju Sejahtera Tabalong
Copyright 062008